Peringatan Hari Gizi Nasional yang jatuh pada 25 Januari menjadi pengingat akan pentingnya pemenuhan gizi seimbang sebagai fondasi tumbuh kembang anak. 28 Januari 2026 | 23.43 WIB
HEAD of Marketing PT Flora Food Indonesia Ade Savitri mengatakan timnya percaya kolaborasi lintas pihak menjadi kunci mendukung pemenuhan gizi anak Indonesia. “Kami percaya bahwa tantangan gizi anak merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kolaborasi dengan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) dan berbagai pemangku kepentingan, kami ingin terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak Indonesia,” kata Ade dalam rangkaian perayaan Hari Gizi Nasional 2026 dalam keterangan pers yang diterima Tempo pada 27 Januari 2026.
Ade mengatakan timnya mencoba memperkuat peran melalui inovasi dan berbagai inisiatif yang relevan agar upaya pemenuhan gizi anak dapat memberikan dampak nyata bagi generasi masa depan.
Peringatan Hari Gizi Nasional yang jatuh pada 25 Januari menjadi pengingat akan pentingnya pemenuhan gizi seimbang sebagai fondasi tumbuh kembang anak sejak usia dini. Fondasi tersebut dibangun melalui kebiasaan makan sehari-hari, termasuk asupan omega 3 dan 6 serta 10 vitamin penting, yang berperan mendukung anak agar tetap sehat, aktif, dan siap berprestasi. Ade mengatakam timnya dalam Brand BlueBand menyiapkan inisiatif “Satu Sendok Kebaikan Nutrisi BlueBand”.
Inisiatif tersebut juga diperkuat melalui kolaborasi dengan Program Edukasi Gizi Serentak milik Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) yang menjangkau hingga lebih dari 1.000 sekolah di berbagai wilayah Indonesia. Dalam acara puncak peringatan Hari Gizi Nasional 2026 yang digelar pada 25 Januari 2026 di Lapangan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta Ade dan tim akan terus mendukung pemenuhan gizi anak melalui langkah-langkah sederhana yang dapat diterapkan dalam keseharian.
Ade Savitri percaya percaya tumbuh kembang anak yang optimal dapat dimulai dari pemenuhan asupan nutrisi yang tepat, serta dukungan positif dan konsisten dari orang tua. “Melalui ‘Satu Sendok Kebaikan Nutrisi BlueBand’, kami ingin mendampingi orang tua dalam menghadirkan pilihan yang praktis sekaligus bernutrisi, sekaligus memperluas edukasi gizi seimbang bagi anak, pengajar di sekolah, serta orang tua sebagai pendamping utama, agar semakin banyak anak Indonesia yang tumbuh dan berkembang secara optimal,” katanya.
Ketua Umum DPP PERSAGI Doddy Izwardy menyampaikan bahwa kegiatan edukasi gizi serentak ini merupakan wujud timnya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Edukasi gizi serentak yang dilaksanakan hari ini melibatkan ribuan ahli gizi anggota PERSAGI dan menjangkau ribuan sekolah serta puluhan ribu siswa, guru, dan orang tua di seluruh Indonesia. “Melalui edukasi ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa gizi seimbang dan perilaku hidup sehat harus dimulai sejak dini dan menjadi kebiasaan sepanjang hayat,” kata Doddy.
Inisiatif ini berhasil mencatatkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori edukasi gizi serentak dengan partisipasi sekolah terbanyak. Direktur Operasional Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Jusuf Ngadri menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas pihak dalam menghadirkan edukasi yang berdampak luas. “Rekor ini tidak hanya mencatat angka partisipasi, tetapi juga menunjukkan bahwa edukasi gizi dapat dijalankan secara masif dan relevan dengan kebutuhan anak serta keluarga Indonesia saat ini,” katanya.
