Anggota Komisi VIII DPR Muhamad Abdul Azis Sefudin, berharap pemerintah menaruh perhatian terhadap kesejahteraan para guru khususnya di madrasah.
Jadi intinya…
- Komisi VIII DPR mendesak pembentukan Panja untuk kesejahteraan guru madrasah.
- Panja diharapkan dorong peningkatan status guru honorer madrasah menjadi PPPK.
- Pemerintah wajib tingkatkan kesejahteraan guru sebagai pilar utama bangsa.
Liputan6.com, Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR Muhamad Abdul Azis Sefudin, berharap pemerintah menaruh perhatian terhadap kesejahteraan para guru khususnya di madrasah dan tenaga pendidik di bawah Kementerian Agama.
“Alhamdulillah kesepakatan Komisi VIII DPR RI, kami mendesak agar segeranya dibentuk Panja agar permasalahan ini cepat selesai. Harapan Komisi VIII dengan adanya Panja ini kami berharap ada kepastian terhadap kesejahteraan guru-guru madrasah, guru-guru yang ada di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia,” kata dia dalam keterangannya, Sabtu (31/1/2026).
Panja ini juga nantinya diharapkan bisa mendorong peningkatan terhadap status guru madrasah yang masih sifatnya honorer.
“Semoga yang masih non-ASN bisa didorong menjadi PPPK,” ungkap Abdul Azis.
Politikus PDIP ini juga mengatakan, persoalan kesejahteraan guru madrasah memiliki kompleksitas tinggi karena melibatkan banyak pihak.
“Tapi nanti kita di Panja, kita mendengar langsung dua sisi, pertama dari sisi pemerintah di bawah Kementerian Agama, dan juga di sisi guru-guru yang ada di madrasah,” ungkap Abdul Azis.
Dia pun memberi contoh mendegar ada pengangkatan guru tanpa koordinasi dengan Kementerian Agama, serta ada pengangkatan guru agama langsung oleh Bupati dan Gubernur tanpa koordinasi ke kementerian.
“Ini kan menjadi masalah, makanya kita harus mendengar dua sisi keseluruhan masalahnya seperti apa, dan saya berharap tahun ini harus selesai kita. Sudah bertahun-tahun masalah ini terjadi,” jelas Abdul Azis.
Pilar Utama
Abdul Azis menegaskan bahwa guru merupakan pilar utama dalam membangun masa depan bangsa, sehingga negara wajib hadir memberikan penghargaan yang layak atas pengabdian mereka.
“Harapan saya guru adalah penopang masa depan bangsa, guru adalah yang mendidik anak-anak bangsa, saya berharap profesi mulia ini harus segera ditingkatkan kesejahteraannya karena mereka sudah berjuang mengabdi untuk memastikan anak bangsa bisa berprestasi dan menempatkan posisi yang terbaik,” kata dia.
Lebih lanjut, Abdul Azis menegaskan komitmennya secara pribadi maupun kelembagaan untuk terus mengawal perjuangan para guru madrasah agar memperoleh keadilan yang setara dengan tenaga pendidik lainnya.
